Saturday, August 3, 2013

Intelektual Muda Muhammadiyah Ahmad Najib Burhani Dapat Award, Juga Ismatu Ropi dari UIN Jakarta

RIMA: Review of Indonesia and Malaysia Affairs
Thu, 01/08/2013 - 15:52 WIB

JAKARTA-Intelektual muda Muhammadiyah Ahmad Najib Burhani PhD (Peneliti MAARIF Institute dan LIPI) baru-baru ini memperoleh Professor Charles Wendell Memorial Award 2012-2013 dari Universitas California, Santa Barbara (UCSB), Amerika Serikat. Najib Burhani yang  bersemangat meneruskan jejak sang guru, Buya Ahmad Syafii Maarif (dalam gambar  Najib Burhani dan Buya Syafii) adalah alumnus UIN Jakarta, berwatak pluralis dan humanis.
Dalam laporan bahasa Inggris, dilaporkan bahwa: Ahmad Najib Burhani is 2007 Fulbright student grantee who earned his Ph.D. in Religious Studies at the University of California, Santa Barbara. Back home, he is staff member of the Indonesia Institute of Sciences (LIPI).

Ahmad Najib Burhani was awarded the Professor Charles Wendell Memorial Award 2012-2013 from University of California, Santa Barbara (UCSB), for his academic achievement in the field of Islamic and Middle Eastern Studies. Presentation for the award was delivered by Juan E. Campo, Professor of Religious Studies at UCSB, during the annual honorary awards ceremony on June 5, 2013.

Born on May 5, 1919 in New York City, Charles Wendell led an extremely active and diversified life. He was Professor of Germanic and Slavic Languages and also Professor of Religious Studies at UCSB. A meticulous scholar, Wendell, whose articles were erudite and enlightening, contributed to several important books on Middle Eastern culture and civilization. But his interests were quite broad, ranging from the history of early Islam to intellectual developments in modern Egypt. Very early in his scholarly career Wendell's translation of Muhammad Abduh by Osman Amin was published by the American Council of Learned Societies. Later books included The Evolution of the Egyptian National Image: from its Origins to Ahmad Lutfi al-Sayyid and Five Tracts of Hasán al-Banná (both by UC Press). At his death Professor Wendell was engrossed in a long-range, two-volume project on the 8th-century Arabic classic The Book of Kalilah and Dimnah. Planned and begun were a new translation of the work and a full volume to "deal as exhaustively as possible with the biography of the author and his historical and cultural ambience."

Sementara itu, Dosen Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta , Ismatu Ropi Ph.D berhasil meraih penghargaan “Ann Bates Postgraduate Prize for Indonesian Studies  2012”  dari The Australian National University (ANU). Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi penulisan disertasi terbaik (the most outstanding thesis) untuk studi-studi Indonesia di kampus tersebut.

Untuk menamatkan studi doktoral pada School of Culture, History and Language ANU College of Asia and the Pacific ANU, Canberra, Australia, pada tahun 2011, Ismet -panggilan akrab Ismatu Ropi- menulis disertasi bertajuk “The Politics of Regulating Religion : State, Civil Society and the Quest for Religious Freedom in Modern Indonesia.”
Penulisan disertasi di bawah bimbingan Indonesianis Professor Greag Fealy ini mengkaji politik regulasi keberagamaan di Indonesia. Selain alasan topik penelitiani, standar penilaian disertasi terbaik juga didasarkan pada penggunaan literatur yang menjadi referensi dalam penulisannya. Sementara penilaiannya sendiri dilakukan oleh Dekan dan Tim Panel Ahli Studi Indonesia (Indonesianis) tanpa diketahui peneliti maupun professor pembimbing sehingga terjamin independensi penilaiannya.

Selama 5 tahun terakhir, penghargaan Ann Bates Postgraduate Prize for Indonesia Studies sendiri tidak diberikan oleh ANU karena tidak ditemukan disertasi yang memenuhi kriteria penghargaan tersebut.

"Banyak yang diajukan, tapi rapat Dewan Panel yang terdiri dari kalangan Profesor Ahli Indonesia melihat belum mendapatkan disertasi tema-tema ke-Indonesiaan ada yang cukup memenuhi syarat untuk dianugerahi penghargaan tersebut," papar jebolan Master of Arts pada the Institute of Islamic Studies Faculty of Graduate Studies and Researches McGill University, Montreal, Canada ini di Kantor Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM), Selasa (30/7/2013).

Penghargaan Ann Bates diberikan sejak tahun 2001 untuk mengenang Ann Coomb Bates (1907-2000). Semasa hidupnya, perempuan kelahiran Edinburgh, Skotlandia ini aktif pada United Association of Women, sebuah organisasi yang secara progresif mendorong perbaikan posisi sosial politik perempuan. Salah satu gagasannya yang terkenal adalah pentingnya universitas dan pendidikan bagi pemahaman lebih baik masyarakat berbeda budaya. ( Zaenal Muttaqin)

No comments: